Tips Untuk Pelaku Budidaya Ayam Serama Agar Jadi Juara Kontes

June 23, 2015 - Tips Budidaya / Uncategorized

Pelaku budidaya ayam serama yang hendak mengikuti kontes atau perlombaan ayam serama harus mengetahui kriteria penilaian yang ditetapkan oleh juri. Selain itu pelaku budidaya ayam serama juga harus mengetahui berbagai kelas yang dipertandingkan. Dalam kontes ayam serama, umumnya juri menilai penampilan ayam serama dari aspek sosok dan gaya. Kedua aspek itu dinilai dengan persentase yang berbeda, yakni gaya 25% dan sosok 75%. Dengan pengetahuan mengenai kriteria penilaian dan kelas-kelas yang dipertandingkan peluang pelaku budidaya ayam serama akan semakin besar.

Dalam poin penilaian gaya ayam serama yang dilihat adalah atraksi dan kemampuan mengangkat dada. Sedangkan dalam poin penilaian sosok ayam serama yang dilihat yaitu kepala dan jengger, tubuh, bobot (serama kelas A bobot ≤ 360 gram dan serama kelas B bobot antara 361-500 gram), warna bulu, kondisi bulu, sayap, ekor, sepasang bulu pedang atau lawi, dan kaki.

Pelaku budidaya ayam serama juga harus mengetahui bahwa dalam kontes ayam serama ada sejumlah kelas atau grade yang diperlombakan. Grade atau kelas tersebut yaitu dewasa grade A, dewasa grade B, betina dewasa, grade dewasa tanpa lawi atau sepasang bulu pedang, jantan muda, betina muda, jantan remaja, betina remaja, dan anakan. Khusus kelas anakan hasil budidaya ayam serama ini panita perlombaan sering membaginya lagi dalam beberapa kelas seperti anakan A jantan, anakan A betina, anakan B jantan, anakan B betina, anakan C jantan, dan anakan C betina.

Dengan pengetahuan mengenai kriteria penilaian dan kelas-kelas yang dipertandingkan peluang pelaku budidaya ayam serama akan semakin besar. Foto: www.backyardchickens.com

Budidaya Ayam Serama Untuk Kontes

Budidaya ayam serama yang bertujuan untuk menghasilkan ayam serama berkualitas tinggi atau yang memenuhi kriteria untuk diikutkan dalam pameran atau kontes tentu saja memiliki perlakuan yang sedikit berbeda. Bibit budidaya ayam serama untuk pameran atau kontes haruslah juga berasal dari bibit unggul dari generasi yang memiliki asal usul dan prestasi yang baik dalam ajang pameran dan kontes.

Ada sejumlah kriteria yang harus diketahui oleh pelaku budidaya ayam serama untuk mengenali ayam serama yang berkualitas yang siap untuk diikutkan dalam kontes. Kriteria tersebut antara lain adalah kepala ayam serama seperti tertarik ke belakang, dada membusung, sehingga posisi sayap terlihat vertikal atau tegak. Ketika berdiri, sayap ayam serama dalam posisi tegak, tapi sedikit ke arah belakang, dengan ujung sayap sedikit menyentuh lantai. Kemudian hasil budidaya ayam serama yang berkualitas memiliki postur badan tegap dan bulat, serta bagian dada lebih besar dari bagian punggung.

Bibit budidaya ayam serama untuk pameran atau kontes haruslah juga berasal dari bibit unggul dari generasi yang memiliki asal usul dan prestasi yang baik dalam ajang pameran dan kontes. Foto: indulgy.com

Ciri lain yang harus diketahui oleh pelaku budidaya ayam serama untuk mengenali ayam serama yang berkualitas adalah terletak pada bagian ekor yang besar, panjang, tegak, dan tinggi. Bulu ekor utamanya panjang dan melentik di bagian ujung, serta berbentuk seperti huruf V. Kemudian, kedua kaki tidak begitu rapat, dan selaras dengan ukuran sayapnya, paha berotot, serta taji berada di tengah betis, keras, kecil. Posisi pusat mata dan pusat kaki sejajar ketika berdiri, mata dan kaki jika ditarik dengan garis, benar-benar lurus.

Selanjutnya, hasil budidaya ayam serama yang berkualitas yang memiliki potensi besar untuk diikutkan pada pameran dan kontes secara alami memiliki watak pemberani dan percaya diri. Gaya lebih sering ditonjolkan, seperti ingin berkokok dan suka berdiri.

Perawatan Budidaya Ayam Serama Untuk Kontes

Perawatan pada budidaya ayam serama untuk pameran dan kontes dilakukan dengan mengatur tingkat birahinya. Pelaku budidaya ayam serama harus paham bahwa pada kondisi birahi yang sedang tinggi ayam serama mampu mempertunjukkan penampilan yang prima. Perawatan sebelum kontes ayam serama bisa diterapkan dengan menjaga birahinya agar tidak melihat ayam betina selama 1 minggu sebelum lomba. Pemberian jangkrik juga diperlukan untuk memacu birahinya pada 1 – 2 hari sebelum lomba.

Pelaku budidaya ayam serama juga harus mengetahui bahwa seekor ayam serama yang dipersiapkan untuk kontes sebaiknya tidak dikawinkan. Hal ini dikarenakan ayam serama yang sering dikawinkan bulu-bulunya menjadi cepat rusak. Padahal pada kontes ayam serama, kebersihan dan kerapihan bulu menjadi salah satu penilaian.
Ayam serama yang dipersiapkan untuk kontes juga tidak diumbar di halaman, karena bakal mandi pasir atau kipu sehingga bulu-bulunya kotor, rusak, tidak rapi, dan rentan terhadap kutu atau tungau.

Pelaku budidaya ayam serama juga harus mengetahui bahwa seekor ayam serama yang dipersiapkan untuk kontes sebaiknya tidak dikawinkan karena dapat merusak bulu yang merupakan salah satu poin penilaian. Foto: kicauan.files.wordpress.com

Di arena lomba nantinya ayam serama akan bergaya bak peragawati peragawan, lenggak-lenggok diatas karpet. Untuk melatihnya agar tak mematuki karpet berwarna hijau karena mengira rumput, pelaku budidaya ayam serama harus dapat melatih ayam agar dapat berjalan baik di catwalk selama 2 hingga 3 minggu sebelum kontes.

Untuk mencegah ayam serama kabur pelaku budidaya ayam serama perlu membiasakan ayam untuk berjemur di bawah terik matahari pagi. Lama penjemuran maksimal 2 jam, bisa dimulai pukul 08.00, dan berakhir pukul 10.00. Penjemuran dilakukan di atas meja latihan, dan ayam dalam kondisi di kurung. Setelah penjemuran ayam jangan langsung diberi minum karena bisa menyebabkan penyakit “ngorok”. Pelaku budidaya ayam serama juga harus menyiapkan tempat teduk untuk mengangin-anginkan ayam selama 15 hingga 30 menit dan setelahnya ayam diberi air minum.

Pelaku budidaya ayam serama untuk kontes perlu menjaga keindahan bulu ayam serma dengan selalu memberikan pakan yang tepat. Ayam serama dapat diberi pakan tambahan yang banyak mengandung vitamin E, fosfor, dan kalsium. Hindari pemberian pakan yang banyak mengandung lemak, karena akan membuat ayam kegemukan, sehingga mengurangi kelincahannya di atas catwalk.

Demikian informasi dan tips singkat untuk pelaku budidaya ayam serama mengenai cara memilih ayam serama yang baik untuk diikutsertakan dalam kontes berikut cara perawatannya (Dari berbagai sumber).