Panduan Cara Cepat Budidaya Ikan Sepat Mutiara

December 10, 2015 - Tips Budidaya / Uncategorized

Budidaya ikan sepat mutiara (tichogaster Ieeri) mendapat perhatian dari pecinta ikan hias karena ikan ini memiliki penampilan yang cantik dengan warna yang menawan. Budidaya ikan sepat mutiara adalah salah satu jenis dari beragam budidaya ikan hias air tawar yang telah dikenal luas saat ini. Budidaya ikan sepat mutiara jauh lebih mudah terutama jika dibanding dengan budidaya ikan hias air laut.

Budidaya ikan sepat mutiara atau secara internasional dikenal sebagai pearl gouramy atau mosaic gouramy memiliki potensi pengembangan yang cukup cerah karena ikan ini cukup mudah dipelihara di akuarium dengan teknik pemeliharaan yang murah dan sederhana. Hal ini menjadikan budidaya ikan sepat mutiara memiliki banyak peminat terutama bagi mereka yang ingin memiliki hewan peliharaan yang menenangkan dan menyenangkan hati namun tak punya banyak waktu dan biaya untuk mengurus segala kebutuhan ikan peliharaannya.

Fakta ini tentu saja merupakan peluang usaha bagi mereka yang ingin memperoleh pendapatan dari hasil budidaya ikan sepat mutiara. Mereka yang hobi dengan budidaya ikan sepat mutiara dapat mencoba usaha pembenihan ikan jenis ini.

Budidaya ikan sepat mutiara atau secara internasional dikenal sebagai pearl gouramy atau mosaic gouramy memiliki potensi pengembangan yang cukup cerah karena ikan ini cukup mudah dipelihara di akuarium dengan teknik pemeliharaan yang murah dan sederhana. Foto: wetwebmedia.com

Indukan Budidaya Ikan Sepat Mutiara

Budidaya ikan sepat mutiara adalah usaha pengembangbiakan ikan air tawar yang berasal dari Sumatera, Kalimantan, Malaysia, dan Thailand. Budidaya ikan sepat mutiara ideal dilakukan pada air yang memiliki temperatur antara 26 hingga 28 derajat celclus. Usaha budidaya ikan sepat mutiara sebaiknya dilakukan di kolam atau akuarium yang memiliki tingkat keasaman air atau pH antara 6,5 hingga 7,0.

Pelaku budidaya ikan sepat mutiara yang ingin mencoba melakukan pemijahan ikan sepat mutiara terlebih dahulu hendaknya mengenali ikan sepat mutiara yang akan dijadikan indukan yang ideal. Pelaku budidaya ikan sepat mutiara harus mengenal seluk beluk budidaya ikan sepat mutiara. Ikan ini memiliki tubuh yang menyerupai cakram pipih dengan panjang tubuh hingga 12 cm. Ikan sepat mutiara memiliki totol putih yang menyerupai mutiara pada bagian tengah tubuhnya. Ikan yang dijadikan indukan budidaya ikan sepat mutiara setidaknya telah berusia lebih dari 7 bulan.

Bibit budidaya ikan sepat mutiara jenis betina yang baik memiliki ciri sirip punggung membulat dan pendek sehingga tidak mencapai dasar pangkal sirip ekor. Sebaliknya, bibit budidaya ikan sepat mutiara yang berjenis kelamin jantan memiliki sirip punggung yang panjang hinga mencapai dasar pangkal sirip ekor dan di tambah lagi dengan bentuk tubuhnya yang lancip seperti sirip pungung ikan gurami.

Induk budidaya ikan sepat mutiara jenis jantan memliki hiasan berwarna merah pada bagian leher dan perut. Warna merah ini akan semakin menyala pada saat ikan ini birahi.

Ikan yang dijadikan indukan budidaya ikan sepat mutiara setidaknya telah berusia lebih dari 7 bulan. Foto: news.aquariuminfo.nl

Pemijahan Pada Budidaya Ikan Sepat Mutiara

Proses pemijahan pada budidaya ikan sepat mutiara dapat dilakukan di dalam kolam atau aquarium. Kolam atau aquarium untuk pemijahan budidaya ikan sepat mutiara sebaiknya ditambahkan tanaman yang mengapung di permukaan air. Pada tanaman air ini, indukan budidaya ikan sepat mutiara akan bersarang dengan membuat gelembung atau busa dengan air liurnya. Nantinya sarang ini akan dijadikan tempat penyimpanan telur hingga anakan hasil budidaya ikan sepat mutiara menetas.

Pemijahan atau proses perkawinan pada budidaya ikan sepat mutiara antara indukan jantan dan betina juga akan berlangsung di sarang gelembung ini. Setelah perkawinan dalam budidaya ikan sepat mutiara terjadi dan indukan betina telah mengeluarkan telur dan dibuahi oleh indukan jantan, indukan betina akan diusir keluar oleh indukan jantan. Inilah salah satu keunikan sifat indukan pada budidaya ikan sepat mutiara. Selanjutnya, ikan sepat mutiara jantanlah yang menjaga telur-telur hingga menetas menjadi anakan hasil budidaya ikan sepat mutiara.

Proses pemijahan pada budidaya ikan sepat mutiara dapat dilakukan di dalam kolam atau aquarium. Foto: akuariumhiasku.blogspot.com

Pelaku budidaya ikan sepat mutiara harus mengetahui bahwa telur akan menetas dalam tempo 24 jam setelah terjadi pembuahan. Pada budidaya ikan sepat mutiara dalam satu kali perkawinan dapat dihasilkan sekitar 150 hingga 200 butir telur.

Selang berapa hari, anakan hasil budidaya ikan sepat dapat aktif berenang. Pada masa itu, pelaku budidaya ikan sepat mutiara harus segera memisahkannya dengan indukan jantan karena jika tidak indukan jantan akan memangsa anak-anaknya. Anakan hasil budidaya ikan sepat mutiara dapat diberi pakan berupa udang renik, cacing tubifex, dan selanjutnya dapat diberi pakan ikan yang telah dihaluskan agar mudah dikonsumsi.

Anakan hasil budidaya ikan sepat mutiara telah dapat dijual ketika telah mencapai ukuran panjang kurang lebih 4 centimeter atau telah berumur lebih kurang 3,5 bulan (dari berbagai sumber).