Memilih Lahan Dan Bibit Budidaya Anggur

September 24, 2015 - Tips Budidaya / Uncategorized

Peluang budidaya anggur di Indonesia sangat terbuka lebar mengingat potensi pasar yang begitu luas. Indonesia telah mengekspor berbagai jenis buah-buahan, namun untuk beberapa jenis tertentu seperti apel, jeruk, pir, kurma dan anggur, Indonesia masih mengimpor dari negara lain.

Petani budidaya anggur di Indonesia telah mencoba mengembangkan budidaya anggur namun hasil panen yang diperoleh masih jauh dari jumlah permintaan atau kebutuhan pasar dalam negeri. Hal ini tentu saja peluang besar bagi petani di Indonesia terutama bagi mereka yang berminat mengembangkan budidaya anggur.

Penanaman di kebun budidaya anggur bisa dilakukan dengan jarak tanam 3 x 3 cm untuk 890 batang per hektar. Atau jarak tanam di kebun budidaya anggur adalah 5 x 4 cm untuk 500 batang per hektar. Bibit budidaya anggur yang telah diseleksi selanjutnya diadaptasikan di kebun selama kurang lebih satu bulan sebelum dilakukan penanaman. Bibit budidaya anggur yang baik adalah bibit yang memiliki umur 1,5 sampai dengan 2 bulan dengan panjang akar 5 sampai dengan 10 cm. Bibit budidaya anggur yang bagus adalah bibit yang tumbuh sehat dan bertunas dua.

Petani budidaya anggur di Indonesia telah mencoba mengembangkan budidaya anggur namun hasil panen yang diperoleh masih jauh dari jumlah permintaan atau kebutuhan pasar dalam negeri. Foto: homecooking.about.com

Kondisi Ideal Lahan Budidaya Anggur

Budidaya anggur dapat dilaksanakan secara baik di daerah dataran rendah, terutama di tepi-tepi pantai dengan musim kemarau panjang berkisar 4 hingga 7 bulan. Namun demikian angin di daerah pantai yang terlalu kencang kurang mendukung pertumbuhan tanaman di kebun budidaya anggur. Budidaya anggur membutuhkan curah hujan rata-rata 800 milimeter per tahun tetapi keadaan hujan yang terus menerus juga dapat merusak premordia atau bakal perbungaan yang tengah berlangsung serta dapat menimbulkan serangan hama dan penyakit.

Budidaya anggur sangat baik dilakukan di daerah dengan suhu rata-rata maksimal siang hari 31 derajat celcius dan suhu rata-rata minimal malam hari 23 derajat celcius dengan kelembaban udara 75-80 %. Sinar matahari yang banyak dan udara kering sangat baik bagi pertumbuhan pembuahan di kebun budidaya anggur.

Lahan budidaya anggur dapat diusahakan di daerah yang berada di ketinggian antara 5 hingga1000 meter di atas permukaan laut atau di daerah dataran rendah. Budidaya anggur yang menggunakan bibit dari jenis Vitis vinifera menghendaki ketinggian 1-300 m dpl. Sementara jenis Vitis labrusca menghendaki ketinggian 1-800 m dpl. Perbedaan ketinggian akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman di kebun budidaya anggur.

Lahan budidaya anggur yang baik terdiri atas tanah yang mengandung pasir, lempung berpasir, subur dan gembur, banyak mengandung humus dan hara yang dibutuhkan. Sementara tingkat derajat keasaman tanah yang terbaik untuk budidaya anggur adalah tanah yang memiliki pH 7 atau netral.

Sinar matahari yang banyak dan udara kering sangat baik bagi pertumbuhan pembuahan di kebun budidaya anggur. Foto: en.wikipedia.org

Mengenal Bibit Budidaya Anggur

Saat ini setidaknya ada tiga jenis cara pembibitan pada budidaya anggur yang dikenal di kalangan pelaku budidaya anggur bagi di dalam negeri maupun luar negeri. Bibit budidaya anggur tersebut yakni bibit yang berasal dari biji atau benih, bibit anggur dari batang stek, serta bibit budidaya anggur yang telah siap tanam.

Masing-masing jenis bibit budidata anggur tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karenanya pemilihan bibit budidaya anggur haruslah tepat sesuai dengan kebutuhan petani dan tujuan penanaman. Bibit budidaya anggur yang berasal dari benih dianjurkan untuk digunakan sebagai bibit batang bawah dalam penanaman anggur secara grafting, dimana terdiri dari 2 varietas berbeda dalam satu pohon.

Bibit budidaya anggur dapat berasal dari biji atau benih, dari batang stek, serta berasal dari anggur yang telah siap tanam.
Foto: plantafruit.org

Batang atas adalah varietas anggur super namun rentan penyakit, sedangkan batang bawah yaitu varietas yang buahnya kurang bagus namun daya tahan terhadap penyakit sangat tinggi. Nah, dalam memilih batang bawah, jenis bibit yang sangat dianjurkan adalah dari biji/benih. Karena perakaran tanaman sangat kuat dan kokoh dibandingkan jenis bibit budidaya anggur lainnya. Sementara untuk batang atas bisa mengambil dari cabang tanaman induk yang sudah pernah berbuah.

Bibit budidaya anggurberupa batang stek sangat direkomendasikan bagi kita yang menanam dalam skala hobi dan ingin menikmati proses menyemai, merawat serta membesarkan tanaman anggur dari nol. Dikatakan dari nol, karena memang batang stek merupakan bibit yang hanya berupa potongan kayu segar dari cabang pohon induk, dimana belum ada akar, tunas apalagi daun. Sedikit mirip dengan menanam dari biji atau benih, bedanya jika dengan batang stek setahun sudah belajar berbuah. Sedangkan tanaman dari benih atau biji harus nunggu di atas 3 tahun.

Bibit budidaya anggur siap tanam adalah yang paling diminati oleh banyak kalangan yang mengharapkan tanaman cepat tumbuh besar dan berbuah . Di pasaran, bibit jenis ini biasanya telah berumur 1.5 – 3 bulan sejak semai dari batang stek. Karena bibit budidaya anggur siap tanam sudah tumbuh akar yang baik, tunas besar dan daun lebar segar, kita tinggal merawat dan menunggu tanaman tumbuh besar dan berbuah (dari berbagai sumber).