Cara Budidaya Kacang Panjang Organik

September 16, 2015 - Tips Budidaya / Uncategorized

Budidaya kacang panjang organik atau tanaman pangan yang memiliki nama latin Vigna sinensis serta digolongkan kedalam famili leguminosa sangat cocok dijadikan salah satu usaha bidang pertanian karena dapat dilakukan di hampir sepanjang musim.

Budidaya kacang panjang sangat baik dilaksanakan di tanah gembur yang terkena langsung sinar matahari dengan drainase yang baik. Kandungan hara yang berlebih membuat tanaman tumbuh subur, hanya produksi bijinya minim. Sedangkan budidaya kacang panjang yang dilaksanakan di tanah yang unsur haranya lebih rendah, daun tanaman tidak begitu subur namun produksi bijinya bisa lebih baik.

Budidaya kacang panjang dapat dilakukan di dataran tinggi hingga 800 meter dpl, maupun rendah. Suhu optimum pertumbuhannya ada di rentang 15-24 derajat celcius dengan curah hujan 600-1500 mm per tahun. Sedangkan suhu maksimum yang bisa dicapai adalah 35 derajat celcius dan suhu minimum 10 derajat celcius.

Budidaya kacang panjang sangat baik dilaksanakan di tanah gembur yang terkena langsung sinar matahari dengan drainase yang baik. Foto: phors.wordpress.com

Penyiapan Lahan Budidaya Kacang Panjang

Pengolahan tanah berupa pembajakan diperlukan apabila budidaya kacang panjang dilakukan di tanah sawah atau tanah padat. Sedangkan untuk tanah yang sudah gembur tidak diperlukan lagi pembajakan. Buatlah bedengan di atas tanah yang sudah dibajak atau sudah gembur. Tanah yang dibuat bedengan diusahakan sehalus mungkin agar perakaran tanaman dan drainase berkembang baik.

Bila memungkinkan, bedengan dibuat sejajar arah timur-barat. Hal ini berguna untuk memaksimalkan penyinaran matahari. Buat bedengan dengan ukuran lebar 80-90 cm, dengan ketinggian 20-25 cm khusus untuk tanah sawah bisa ditinggikan hingga 30 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan lansekap lahan. Jarak antar bedengan dibikin selebar 40-50 cm.

Jarak selebar itu berguna untuk memudahkan proses perawatan dan pemanenan hasil budidaya kacang panjang yang dilakukan secara bertahap. Selain itu jarak antar bedengan berfungsi sebagai saluran drainase, terutama bila kacang panjang ditanam diawal musim hujan. Penggenangan air disekitar tanaman harus benar-benar dihindari.

Pengolahan tanah berupa pembajakan diperlukan apabila budidaya kacang panjang dilakukan di tanah sawah atau tanah padat. Foto: alamtani.com

Pemupukan pada budidaya kacang panjang dilakukan pada saat pembuatan bendengan, pupuk diaduk bersama tanah yang akan dibuat bedengan. Pupuk yang dianjurkan adalah pupuk kompos atau pupuk kandang. Pupuk kandang yang bisa dipakai untuk budidaya kacang panjang adalah kotoran ayam, sapi, kerbau, atau kambing. Hanya perlu diperhatikan, pemberian pupuk kandang berupa kotoran ayam saja tidak dianjurkan.

Sebaiknya pupuk kandang terdiri dari kotoran ayam dan kotoran sapi (bisa juga kerbau atau kambing) dengan perbandingan 1:1. Apabila yang tersedia hanya kotoran sapi, kerbau, atau kambing hendaknya sudah benar-benar matang. Jumlah pemupukan yang dianjurkan adalah 20 ton per hektar. Setelah dipupuk, biarkan tanah selama 4-5 hari sebelum benih ditanam.

Penanaman Benih Budidaya Kacang Panjang

Budidaya kacang panjang pada awalnya biasa dimanfaatkan petani sebagai tanaman sela untuk memulihkan kandungan nitrogen tanah. Selain bermanfaat sebagai tanaman sela budidaya kacang panjang sangat potensial secara ekonomi. Saat ini hasil budidaya kacang panjang yang dikelola secara intensif terbukti dapat mensejahterahkan petani.

Kacang panjang lebih efektif ditanam secara langsung tidak disemaikan terlebih dahulu. Pemilihan benih budidaya kacang panjang yang baik bisa dilihat secara fisik, yaitu dari penampilannya yang mengkilap. Selain itu, benih yang baik apabila direndam dalam air akan tenggelam tidak mengapung.

Saat ini hasil budidaya kacang panjang yang dikelola secara intensif terbukti dapat mensejahterahkan petani. Foto: ksumitrasejahtera.wordpress.com

Saat ini telah banyak beredar benih budidaya kacang panjang yang dijual di toko alat dan benih pertanian. Jika akan menggunakan benih dari toko pastikan benih tersebut mendapat sertifikat atau jaminan dari lembaga atau institusi bidang pertanian. Hal ini penting untuk mendapat kepastian benih budidaya kacang panjang yang digunakan memiliki kualitas yang baik dan hasilnya telah teruji.

Jarak tanam di lahan budidaya kacang panjang adalah 40 cm antar baris dan 30 cm dalam baris, jadi dalam satu bedengan terdapat dua baris. Penanaman benih budidaya kacang panjang dilakukan dengan membuat lubang dengan cara ditugal pada setiap bedengan dengan memperhitungkan jarak tanam di atas. Kemudian masukan 2-3 biji benih kacang panjang pada setiap lubangnya, tutup dengan tanah. Kebutuhan benih untuk satu hektar lahan budidaya kacang panjang organik adalah sekitar 50 kg (dari berbagai sumber).