Pembiakan pada budidaya ikan killi atau killifish terbagi menjadi 3 kelompok pembiakkan yaitu annuals (tahunan), semi annuals (semi tahunan), dan non-annuals. Foto: www.pinterest.com

Tips Pemijahan Budidaya Ikan Killi atau Killifish

October 1, 2016 - Tips Budidaya / Uncategorized

Peneliti budidaya ikan killi mengatakan di dunia ini ada sekitar 24.000 spesies ikan killi berdasarkan data The American Killifish Association. Namun sayangnya baru sedikit sukses budidaya ikan killi yang berhasil. Di tanah air yang pertama kali sukses ditangkarkan adalah Fundulopanchax gadneri pada 2002. Lainnya jenis-jenis dari kelompok nothobranchius seperti N. rachovii, N. gadnerii, dan N. eggersii,.

Kesulitan terbesar muncul dalam budidaya ikan killi atau killifish dari negeri Paman Sam, dialami Frans Thamura, hobiis di Jakarta Barat saat menetaskan telur chormaphyosemion yang diimpor dari Washington, Amerika Serikat. ‘Hanya 5 dari 30 telur menetas,’ ucap Frans yang menyebutkan telur chormaphyosemion sensitif.

Kemungkinan selama perjalanan telur terguncang dan terpapar sinar sehingga embrio di dalamnya stres dan mati,’ kata alumnus Teknologi Industri di Universitas Trisakti, Jakarta Barat. Kalaupun menetas, yang mampu bertahan sampai dewasa paling pol 30%. Lagi-lagi itu karena chormaphyosemion gampang stres. Harap mafhum, tubuhnya hanya serukuran satu ruas jari atau 2 cm.

Masih sedikitnya hasil tangkaran dapat membuat beberapa jenis killifish mendekati kepunahan. Bahkan The American Killifish Association memprediksi sekitar 20 – 40% spesies killifish bakal punah pada 2050. Musababnya, Suhu dunia terus meningkat sehingga musim kering akan bertambah lama, hal ini juga berakibat buruk terhadap budidaya ikan killi atau killfish.

Habitat Budidaya Ikan Killi atau killifish

Budidaya ikan killi atau killfish sebetulnya telah dikenal di Indonesia sekitar tahun 2005 lalu. Namun demikian, budidaya ikan killi walau cukup digemari menjadi kurang populer akibat umurnya yang pendek, yakni hanya 1 hingga 2 tahun.

Peneliti budidaya ikan killi mengatakan, pendeknya umur ikan ini karena kondisi habitat asli ikan ini yang tinggal di rawa, kolam, atau danau yang mengalami kekeringan saat musim kemarau.

Di perairan Afrika, daerah penyebaran ikan killi, kekeringan dapat berlangsung selama 1,5 – 2 bulan dalam setahun. Akibat kekeringan, killifish mati. Kejadian yang terus berulang setiap tahun itu seakan memberi batasan umur pada generasi killifish berikutnya: tidak lebih dari 4 tahun.

Namun, sebelum menemui ajal sang betina berusaha keras untuk bertelur dan menjaga telur-telurnya dari kekeringan. Ia meletakkan telur di tempat-tempat lembap seperti di bawah tumpukan gambut. Media itu ibarat tempat inkubasi telur. Telur-telur akan menetes setelah hujan pertama menggenangi tempat tinggal mereka.

Kebiasaan killifish di alam menginspirasi para penyedia killifish di berbagai belahan dunia. Ikan berbentuk mirip cupang alam itu ditawarkan saat masih dalam bentuk telur. Telur-telur berdiameter sekitar 1,5 mm itu dimasukkan dalam wadah plastik tanpa air. Wadah itu hanya berisi substrat lembap seperti cocopeat, peat moss, atau campuran pakis untuk membenamkan telur.

Telur-telur itu siap ditetaskan setelah 1,5 – 2 bulan berada dalam substrat. Caranya, tuangkan substrat ke akuarium yang telah diisi air setinggi 5 cm. Dalam15 menit telur mulai menetas. Burayak yang dihasilkan tumbuh cepat sehingga selang sepekan dapat dipindahkan ke akuarium tanpa substrat.

Pemijahan pada budidaya ikan killi atau killifish bisa dilakukan saat umur 1,5 bulan dengan komposisi 1 jantan 2 – 3 betina. Substrat lembap – tanpa tanah – harus tersedia di dasar tempat pemijahan sesuai di habitat aslinya. Subtrat yang telah berisi telur sepekan kemudian.

Pada eggersii dalam sepekan terkumpul sekitar 170 telur. Selama jantan dan betina disatukan perkawinan akan terus berlangsung. Karena mudahnya memijah, killifish budidaya ikan killi potensial dilakukan.
Nano akuarium berkapasitas 5 – 15 l/akuarium itu diisikan ikan kecil bercorak terang. Karenanya rachovii dan genus Nothobranchius lain menjadi pilihan yang pas untuk dikembangkan.

Pemijahan Pada Budidaya Ikan Killi

Pembiakan pada budidaya ikan killi atau killifish terbagi menjadi 3 kelompok pembiakkan yaitu annuals (tahunan), semi annuals (semi tahunan), dan non-annuals.

Pembiakkan pada budidaya ikan killi yang terjadi secara annuals, ikan bertelur setiap hari. Hal tersebut dikarenakan pada saat di alam, kolam menjadi kering kemudian telur masuk ke tahap hibernasi (diapause).

Pembiakan pada budidaya ikan killi atau killifish terbagi menjadi 3 kelompok pembiakkan yaitu annuals (tahunan), semi annuals (semi tahunan), dan non-annuals. Foto: www.pinterest.com

Pembiakan pada budidaya ikan killi atau killifish terbagi menjadi 3 kelompok pembiakkan yaitu annuals (tahunan), semi annuals (semi tahunan), dan non-annuals. Foto: www.pinterest.com

Lalu ketika kolam budidaya ikan killi terisi air hujan, penetasan tersebut berlangsung sangat cepat. Dengan bertelur setiap hari, dapat dipastikan bahwa alur penetasan ikan killifish selalu terjadi demikian dari waktu ke waktu. Maka tak heran jika pembiakkan tahuan/ annuals membuat ikan Killifish dapat tumbuh dengan baik dan cepat.

Sedangkan pembiakkan semi annuals, adalah pembiakkan yang sering terjadi di area kering yang cenderung menjadi lumpur. Oleh karena itu, telur budidaya ikan killi atau killifish ditinggalkan di atas lumpur dan daun. Meski dapat bertahan hidup lebih lama, namun tingkat penetasannya lebih tinggi dan cepat.

Sedangkan pembiakkan non-annuals adalah pembiakkan pada budidaya ikan killi atau killifish yang paling lama, dan membutuhkan metode pemijahan untuk hasil yang optimal. Harga yang dipatok untuk tiap ekor ikan killi termasuk cukup mahal, bahkan untuk telur budidaya ikan killi saja dijual dengan harga sekitar Rp 180.000,- (dari berbagai sumber).

Baca Juga:

› tags: Budidaya Ikan Killi / Killi Fish /