Hasil dan usia pemanenan di kebun budidaya anggur sangat ditentukan oleh jenis anggur yang ditanam, iklim, serta ketinggian letak lahan budidaya anggur. Foto: www.connection2travel.com

Tips Pemanenan Dan Langkah Penanganan Pasca Panen Hasil Budidaya Anggur

September 24, 2015 - Tips Budidaya / Uncategorized

Hasil budidaya anggur (Vitis Sp) sangat ditentukan dalam ketepatan memilih bibit serta kesesuaian lahan di kebun budidaya anggur dengan karakter tanaman anggur. Demikian pula halnya dengan pemanenan hasil budidaya anggur yang sangat menentukan kualitas dari buah anggur yang dipetik.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kualitas dari buah hasil budidaya anggur yang baik akan dihargai dengan nilai rupiah yang tinggi sebaliknya kualitas buah anggur yang jelek tentu harganya murah bahkan dapat menimbulkan kerugian bagi penjualnya karena jeleknya kualitas pemanenan dapat mempercepat proses pembusukan buah.

Oleh karenanya petani budidaya anggur perlu memahami langkah-langkah pemanenan yang baik. Petani budidaya anggur juga perlu diperkenalkan cara penanganan pasca panen buah hasil budidaya anggur.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kualitas dari buah hasil budidaya anggur yang baik akan dihargai dengan nilai rupiah yang tinggi demikian pula sebaliknya. Foto: squarespace.com

Pemanenan Di Kebun Budidaya Anggur

Dalam satu tahun pemanenan buah hasil budidaya anggur dapat dilaksanakan sebanyak dua kali. Hasil dan usia pemanenan di kebun budidaya anggur sangat ditentukan oleh jenis anggur yang ditanam, iklim, serta ketinggian letak lahan budidaya anggur. Pada daerah rendah, pemanenan dapat dilakukan pada umur buah 90-100 hari setelah pangkas, daerah dataran tinggi umur buah antara 105–110 hari. Tingkat kemasakan buah yang baik untuk dipanen adalah warna dalam satu tandan telah rata, butir buah mudah lepas dari tandan dan keadaan buah kenyal serta lunak.

Cara panen budidaya anggur dilakukan dalam cuaca yang cerah dan di pagi hari dengan pemetikan yang hati-hati (jangan sampai bedak hilang). Hasil pemetikan dimasukkan keranjang atau dos karton dan diusahakan penempatannya tidak menumpuk, agar buah hasil budidaya anggur yang terletak di bawah tidak rusak dan pecah.

Perlu dicatat, usia produktif tanaman anggur bisa sampai 25 tahun bahkan lebih. Pada tahun pertama pemanenan hasil budidaya anggur per pohon bisa menghasilkan sekitar 7 hingga 8 kilogram, kemudian pada tahun kedua hasil pemanenan meningkat menjadi sekitar 15 kilogram. Selanjutnya pada tahun ke tiga hingga seterusnya satu tanaman di kebun budidaya anggur mampu menghasilkan sekitar 20 hingga 30 kilogram.

Hasil dan usia pemanenan di kebun budidaya anggur sangat ditentukan oleh jenis anggur yang ditanam, iklim, serta ketinggian letak lahan budidaya anggur. Foto: www.connection2travel.com

Hasil dan usia pemanenan di kebun budidaya anggur sangat ditentukan oleh jenis anggur yang ditanam, iklim, serta ketinggian letak lahan budidaya anggur. Foto: www.connection2travel.com

Dari areal kebun budidaya anggur 1 hektar dengan rasio jarak tanam 4 x 5, jumlah tanaman 500 batang dengan hasil panen tahun pertama yakni sekitar 3.500 hingga 4.000 kilogram. Pada tahun kedua pemanenan buah hasil budidaya anggur akan diperoleh sekitar 7.500 kilogram. Tahun ketiga hingga seterusnya hasil yang diharap dari kebun budidaya anggur dapat mencapai 10.000 hingga 15.000 kilogram per satu kali panen.

Penanganan Pasca Panen Budidaya Anggur

Kegiatan panen dan pasca panen hasil budidaya anggur menentukan kualitas buah yang berdampak pula pada tingkat harga. Aktivitas pasca panen hasil budidaya anggur meliputi aktivitas pengumpulan, penyortiran dan penggolongan, penyimpanan, pengemasan dan pengangkutan.

Pengumpulan hasil budidaya anggur tak boleh ditumpuk-tumpuk begitu saja karena dapat merusak kondisi buah yang berada di tumpukan terbawah. Perhatikan pula agar bedak yang terdapat pada buah anggur tetap terjaga dan tak hilang. Sementara aktivitas penyortiran dilakukan dengan menyingkirkan buah yang rusak dan buah yang masih terlalu muda dalam satu dompolan. Kemudian hasil budidaya anggur digolongkan menurut ukuran dompolan dan keseragaman besar buah.

Cara terbaik dalam pengemasan dan pengangkutan buah hasil budidaya anggur adalah dengan menggunakan kotak kayu yang diisi dengan serbuk gergaji sehingga kerusakan buah dapat ditekan saat pengangkutan. Foto: mbg.com.my

Cara terbaik dalam penyimpanan buah hasil budidaya anggur adalah dengan memasukkan dalam ruang pendingin untuk mengurangi penguapan, tetapi cara yang mudah ringkas dan kapasitas penyimpanan besar adalah dengan menggantung anggur untuk diangin-anginkan dalam ruang yang sejuk.

Terakhir, adalah cara pengemasan dan pengangkutan buah hasil budidaya anggur. Cara menggunakan keranjang bambu dilapisi kertas Koran adalah cara yang kurang baik karena banyak buah yang rusak. Cara terbaik dalam pengemasan dan pengangkutan buah hasil budidaya anggur adalah dengan menggunakan kotak kayu yang diisi dengan serbuk gergaji sehingga kerusakan buah dapat ditekan saat pengangkutan (dari berbagai sumber).