Pemeliharaan Tanaman Budidaya Adenium

September 13, 2016 - Tips Budidaya / Uncategorized

Pemeliharaan tanaman budidaya adenium diperlukan untuk memastikan tanaman ini berbunga lebat dengan variasi bunga yang menarik dan mempunyai perakaran yang berbonggol sehingga memiliki karakter yang kuat dan unik.

Pemeliharaan tanaman budidaya adenium relatif mudah, asalkan pemilik mengetahui sifat dan karakter tanaman. Dengan pemeliharaan yang instensif, tanaman budidaya adenium bisa tumbuh subur dan sehat.

Hal utama yang perlu diperhatikan pada budidaya adenium agar menghasilkan bunga yang indah adalah dengan membuat lingkungan sesuai dengan yang diinginkan adenium.

Beberapa perlakuan yang harus dilaksanakan oleh pelaku budidaya adenium antar lain penyiraman yang tepat, pemupukan rutin, pencegahan hama dan penyakit, serta repotting. Selain itu, tanaman harus mendapat sinar matahari langsung dan sirkulasi udara yang baik.

Penyiraman Tanaman Budidaya Adenium

Tanaman budidaya adenium termasuk tanaman yang tidak membutuhkan terlalu banyak air. Tanaman budidaya adenium mampu menyimpan cadangan air di dalam umbinya yang besar. Kendati tidak memerlukan banyak air tanaman budidaya adenium tetap membutuhkan air yang cukup.

Pemberian air yang berlebihan mengakibatkan akar tanaman membusuk. Akar yang rusak ditandai dengan perubahan warna menjadi kecokelatan dan terasa lembek saat dipegang. Daun pun menguning, batang gembos, dan pertumbuhan tanaman terhambat.

Air yang berlebihan menyebabkan kelembapan media tinggi sehingga mempermudah tumbuhnya bibit penyakit yang akan menyerang tanaman budidaya adenium.

Tanaman budidaya adenium yang kekurangan air dapat mengakibatkan akar mengerut. Tandanya daun menguning dan mudah rontok serta tanaman menjadi kerdil. Dalam kondisi kekuranan air, tanaman budidaya adenium akan menggunakan cadangan air di dalam akar untuk pertumbuhan sehingga lama-kelamaan akan mengerut.

Penyiraman dilakukan jika media tanam untuk tanaman budidaya adenium terlihat kering. Untuk mengetahui media membutuhkan air, caranya dengan mengorek media. Jika media terasa lembab maka tidak perlu dilakukan penyiraman. Namun, jika media terasa kering, berarti tanaman budidaya adenium memerlukan air.

Penyiraman tanaman budidaya adenium sebaiknya dilakukan pagi hari. Idealnya, air yang digunakan untuk menyiram harus memiliki beberapa persyaratan sebagai berikut:

– Air memiliki derajat keasaman (pH) antar 6,0-6,5.
– Air harus bersih, tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa.
– Air harus bebas dari bibit penyakit.
– Air tidak mengandung racun atau logam berat.
– Air memiliki electro conductivity (EC) kurang dari 0,20 ms.

Ragam Cara Penyiraman Pada Tanaman Budidaya Adenium

Secara umum air yang baik untuk tanaman budidaya adenium berasal dari sumur yang kedalamannya lebih dari 10 m dari permukaan tanah. Selain itu, sumur tempat mengambil air agak jauh dari selokan atau sungai, minimal berjarak 10 m. Air dari sumur seperti itu sudah melalui penyaringan alami oleh lapisan tanah.

Jumlah air yang diberikan sebaiknya tidak berlebihan. Jika air sudah keluar dari lubang pot maka penyiraman untuk tanaman budidaya adenium dianggap cukup.

Beberapa perlakuan yang harus dilaksanakan oleh pelaku budidaya adenium antar lain penyiraman yang tepat, pemupukan rutin, pencegahan hama dan penyakit, serta repotting. Foto: wikimedia.org

Penyiraman tanaman budidaya adenium dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut:

1. Menggunakan sprayer atau gembor
Butiran air yang keluar dari sprayer atau gembor bentuknya halus sehingga tidak merusak tanaman budidaya adenium. Selain itu, dengan kedua alat itu penyiraman tanaman budidaya adenium bisa dilakukan keseluruh tanaman dan debu atau kotoran yang menempel pada tanaman hilang terbawa air. Lakukan hal ini 1-2 minggu sekali.

2. Menggunakan drip irigasi
Drip irigasi adalah teknologi pemberian air secara tetes melalui selang-selang langsung ke masing-masing pot tanaman budidaya adenium. Dengan teknologi irigasi tetes, jumlah air yang diberikan ke semua tanaman sama. Selain itu, bisa menghemat waktu dan tenaga yang dikeluarkan untuk budidaya adenium.

3. Menggunakan Selang
Penyiraman tanaman budidaya adenium langsung dilakukan ke media tanam. Hal ini untuk mencegah berkembangnya penyakit pada daun.

Demikianlah tips mengenai pemeliharaan tanaman pada budidaya adenium , khususnya mengenai tips dan ragam cara penyiraman tanaman budidaya adenium (dari berbagai sumber).