Pemberian pakan budidaya kalkun sesuai kondisi dan umurnya itu sangat penting, karena kemampuan lambung ayam kalkun untuk menampung makanan dan mencerna makanan. Foto: www.backyardchickens.com

Merawat Anakan Hasil Budidaya Kalkun

September 20, 2015 - Tips Budidaya / Uncategorized

Pada budidaya kalkun merawat anak kalkun umur sehari atau day old turkey (DOT) memang tak direkomendasikan untuk mereka yang sangat baru dalam hal memelihara unggas. Namun pada dasarnaya memelihara anakan budidaya kalkun tak terlampau jauh bedanya dengan merawat anak ayam atau day old chicken (DOC).

Setelah menetas, kalkun kecil yang baru dibeli atau diperoleh dari hasil pengembangbiakan budidaya kalku dipelihara terpisah di kandang tersendiri yang berbeda dengan kalkun dewasa. Di kandang anakan budidaya kalkun tersebut kita sediakan penghangat berupa lampu dan juga plastik penutup saat malam hari.

Suhu kandang untuk anakan budidaya kalkun ini sekitar 30-38 derajat celcius. Kalkun kecil membutuhkan makanan khusus untuk pencernaannya yang belum kuat. Bagi anakan budidaya kalkun makanan yang paling baik adalah konsentrat yang dicampur dan diremas bersama tahu putih dengan perbandingan 1:1. Selain makanan tersebut, anakan budidaya kalkun jangan diberi makanan lain. Sampai umur dua bulan, makanan tersebut tidak perlu diganti atau ditambah dengan makanan lain.

Pada dasarnaya memelihara anakan budidaya kalkun tak terlampau jauh bedanya dengan merawat anak ayam atau day old chicken (DOC). Foto: commonground.coop

Biasanya masalah kematian pada DOT ini berkaitan dengan makanan, air dan penghangat. Jika anakan budidaya kalkun diberi makanan yang salah, maka mereka bisa mati. Kematian juga disebabkan anak kalkun basah terkena air minum sehingga kedinginan. Kandang budidaya kalkun yang kurang hangat juga menyebabkan anakan kalkun mati.

Kandang Anakan Budidaya Kalkun

Ukuran kandang anakan budidaya kalkun disesuaikan dengan usia dan ukuran kandang. Bagi anakan budidaya kalkun umur 0- 1.5 bulan, kandang bambu rapat dengan alas kertas kardus, panjang 1 meter, lebar 80 cm, tinggi 40 cm cukup untuk dihuni sekitar 20-25 ekor anakan budidaya kalkun. Bagi anakan kalkun umur 1.5- 2,5 bulan sediakan kandang bambu lebih renggang tanpa alas kertas kardus, panjang 1 meter, lebar 80 cm, tinggi 40 cm yang dapat diisi oleh 10-15 ekor kalkun.

Sementara bagi anakan kalkun umur 2,5- 3.5 bulan dapat dipelihara di kandang kawat strimin dengan rangka kayu, panjang 2 meter, tinggi 70 cm, lebar 80 cm. Kandang ukuran ini dapat dihuni oleh 15-20 ekor anakan budidaya kalkun. Selanjutnya untuk anakan budidaya kalkun umur 3.5 bulan ke atas hingga dewasa atau siap dijadikan indukan sebaiknya mempergunakan kandang umbaran tanah yg berkarakter kering & tidak keras serta ditumbuhi rumput & tanaman perdu ukuran minimal 5×10 meter. Kandang budidaya kalkun berukuran 5 x 10 meter tersebut dapat dihuni oleh 50-70 ekor kalkun.

Ukuran kandang anakan budidaya kalkun disesuaikan dengan usia dan ukuran kandang. Foto: bamsbreeder.blogspot.com

Kandang umbaran tanah yang disediakan untuk indukan budidaya kalkun menggunakan lahan seluas 5×10 meter tersebut dibuat sebagian beratap dan di tempat beratap disediakan tempat bertengger yang cukup bagi semua ayam kalkun.
Pada budidaya kalkun juga perlu disediakan kandang karantina bagi pejantan yang suka berbuat onar (tarung), sakit, atau cidera. Kandang karantina tersebut selain dapat bagi pejantan kalkun, juga dapat digunakan bagi indukan budidaya kalkun yang sakit. Satu kandang karantina dapat dibuat dari bambu dengan ukuran kandang sekitar 80cm x 80cm x 80cm, dimana setiap satu kandang diisi oleh seekor kalkun yang tengah dikarantina.

Pakan Khusus Bagi Anakan Budidaya Kalkun

Bagi pelaku budidaya kalkun yang sudah berpengalaman, tentunya sudah tahu atau setidaknya tidak perlu bingung untuk memberikan porsi pakan ayam kalkun. Tetapi bagi peternak ayam kalkun pemula atau yang masih ingin berencana memelihara ayam kalkun, akan sedikit kebingungan dalam hal ini. Maka dari itu mari simak referensi pemberian pakan ayam kalkun sesuai umurnya berikut ini.

Pemberian pakan budidaya kalkun sesuai kondisi dan umurnya itu sangat penting, karena untuk jenis anakan budidaya kalkun dan ayam kalkun dewasa memiliki porsi pakan dan menu yang berbeda, karena kemampuan lambung ayam kalkun untuk menampung makanan dan kemampuan untuk mencerna makanan akan berbeda. Di masa pertumbuhan, biasanya ayam kalkun membutuhkan gizi dan nutrisi yang lebih tinggi. Adapun porsi yang bisa diberikan kepada ayam kalkun sesuai umurnya sebagai berikut :

Untuk pemberian pakan budidaya kalkun umur 1 hari sampai 7 hari berikanlah konsentrat yang dicampur dengan air secukupnya. Aduk konsentrat dengan memasukkan air sedikit demi sedikit sampai merata, pemberian air ini hanya sedikit tidak sampai adonan menjadi lembek, jadikan adonan bila diperas dengan cara digenggam tidak mengeluarkan air tetapi adonan terasa basah.

Anakan budidaya kalkun umur 1 minggu sampai 2 minggu diberikan campuran konsentrat, bekatul, dan hijauan (daun/sayur). Cara membuatnya yaitu dengan cara memotong-motong hijauan sampai berukuran kecil yang sekiranya bisa dimakan atau sesuai dengan ukuran paruh anak ayam kalkun ini. Kemudian campurkan semua bahan tersebut dengan perbandingan 50% konsentrat, 30% bekatul, dan 20% hijauan. Jangan lupa menambahkan air secukupnya pada adonan ini, jumlah air bisa lebih banyak tetapi tidak encer. Anakan budidaya kalkun pada umur ini juga sudah bisa diberikan full air minum yang ditaruh dalam wadah. Meskipun begitu, pastikan anakan budidaya kalkun ini jangan sampai masuk ke dalam air minum ini, karena umur sekian juga masih rentan terhadap suhu rendah.

Pemberian pakan budidaya kalkun sesuai kondisi dan umurnya itu sangat penting, karena kemampuan lambung ayam kalkun untuk menampung makanan dan mencerna makanan. Foto: www.backyardchickens.com

Pemberian pakan budidaya kalkun sesuai kondisi dan umurnya itu sangat penting, karena kemampuan lambung ayam kalkun untuk menampung makanan dan mencerna makanan berbeda sesuai usianya. Foto: www.backyardchickens.com

Pada waktu anakan budidaya kalkun umur 2 minggu sampai 4 minggu, bahan-bahan pakannya sama seperti porsi pakan anakan budidaya kalkun saat umur 1-2 minggu. Meskipun sama tetapi porsinya berbeda, untuk porsinya sendiri adalah 40% konsentrat 1, 30% bekatul, dan 30% hijauan. Jumlah air dalam adonan dan cara membuatnya juga sama seperti porsi pakan anak ayam kalkun 1-2 minggu. Pemberian air minum dalam wadah juga sangat diperkenankan, karena kebutuhan cairan pada tubuh anakan budidaya kalkun ini sudah mulai meningkat. Dan jangan lupa untuk mengganti air minum bila sudah kotor, dan bersihkan juga wadah air minum ini agar tidak ditumbuhi oleh sumber penyakit yang dapat mengancam budidaya kalkun.
:
Saat anakan budidaya kalkun berumur 1 hingga 2 bulan, pemberian pakan anakan budidaya kalkun juga masih sama dengan bahan-bahan makanan dan cara membuat pakan ayam kalkun pada umur-umur sebelumnya, tetapi porsi konsentrat dan bekatul sudah bisa dikurangi dan menambah porsi hijauan. Untuk perbandingan porsinya adalah 25% konsentrat, 25% bekatul, dan 50% hijauan.

Pada anakan budidaya kalkun saat 2 bulan sudah mulai gampang untuk masalah pakannya, karena porsi konsentrat dan bekatul sudah banyak dikurangi. Tetapi bahan-bahannya masih sama dengan bahan pakan budidaya kalkunp ada tahap sebelumnya, Untuk perbandingan porsinya adalah konsentrat 10%, bekatul 20%, dan hijauan 70%.

Adapun pengurangan porsi konsentrat dan bekatul bertujuan untuk memangkas biaya pengeluaran untuk belanja pakan budidaya kalkun, karena harga hijauan jauh lebih murah dibandingkan harga konsentrat dan bekatul. Karena kita bisa mendapatkan hijauan dengan mudah di pekarangan rumah yang kita tanam sendiri atau kita bisa membeli sisa-sisa sayuran di pasar tradisional dengan harga yang sangat murah. Itulah informasi singkat mengenai pemeliharaan anakan hasil budidaya kalkun serta ketentuan penggunaan kandang budidaya kalkun (dari berbagai sumber).