Cara Mudah Budidaya Ikan Bawal Di Kolam Terpal

July 3, 2015 - Tips Budidaya / Uncategorized

Perkembangan pesat budidaya ikan bawal di Indonesia selama ini dipicu oleh semakin besarnya kebutuhan masyarakat akan sumber protein hewani, khususnya terhadap ikan air tawar termasuk bawal di dalamnya. Pada awalnya budidaya ikan bawal air tawar bisa dilakukan di tambak kolam tanah ataupun kolam permanen. Saat ini dengan perkembangan teknologi, budidaya perikanan ada kolam jenis lain yang dapat dipergunakan untuk membudidayakan ikan bawal, yaitu kolam terpal.

Budidaya ikan bawal di kolam terpal merupakan salah satu alternatif yang memberi menawarkan kemudahan bagi para pembudidaya. Keuntungan-keuntungan yang bisa didapatkan dengan teknik budidaya ikan bawal kolam terpal antara lain murahnya modal untuk membangun kolam dan tidak membutuhkan banyak air untuk mulai membudidayakan ikan bawal.
Namun demikian budidaya ikan bawal di kolam terpal ini juga mempunyai kelemahan karena plastik terpal rawan bocor. Juga karena penggunaan plastik terpal ini membuat tidak adanya bakteri berguna yang biasanya ada dalam tanah yang bisa menghambat pembusukan. Perlu diwaspadai adanya pembusukan dari sisa-sisa makanan maupun kotoran ikan di dasar kolam budidaya ikan bawal.

Perkembangan pesat budidaya ikan bawal di Indonesia selama ini dipicu oleh semakin besarnya kebutuhan masyarakat akan sumber protein hewani, khususnya terhadap ikan air tawar termasuk bawal di dalamnya. Foto: www.bibitikan.net

Persiapan Budidaya Ikan Bawal Di Kolam Terpal

Pemilihan budidaya ikan bawal di kolam terpal memungkinkan persiapan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Kolam berbahan terpal dipilih karena memang terpal merupakan bahan tidak tembus air yang harganya tidak terlalu mahal. Pastinya terpal memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan semen untuk membuat kolam permanen.

Kolam terpal yang dibuat untuk budidaya ikan bawal belum dapat langsung dimanfaatkan melainkan harus dikondisikan terlebih dahulu. Setelah kolam budidaya ikan bawal selesai dibuat ganti air terlebih dahulu untuk menghilangkan segala kotoran atau virus yang melekat pada terpal, dan isi air kembali sesuai kebutuhan budidaya minimal 50cm.
Selanjutnya kolam budidaya ikan bawal ditutup dan dibiarkan selama 2-3 hari. Untuk menjaga sterilitas, kolam terpal dapat diberi perlakuan tradisional berupa memberi tumpukan daun pepaya atau daun ketepeng (Cassia alata) yang dibiarkan selama 5-7 hari. Daun pepaya berfungsi sebagai antiseptik.

Kondisi kolam terpal yang berbeda dengan kondisi di kolam tanah atau kolam permanen tentunya membutuhkan teknik tersendiri dalam pemeliharaan ikan bawal. Pilihlah bibit budidaya bawal yang berukuran 5-8 cm atau 8-12 cm untuk dibesarkan di kolam terpal. Meskipun ikan bawal tidak terlalu rewel namun sebaiknya bibit budidaya ikan bawal ini tidak langsung ditebar di kolam terpal.

Untuk adaptasi, bibit budidaya bawal ini sebaiknya dikarantina di bak khusus dengan perlakuan tetrasiklin 25 ppm. Saat bibit ikan masih dalam plastik, masukkan seluruh plastik ke dalam kolam karantina. Hal ini penting untuk menyamakan suhu air di dalam plastik dan di kolam. Saat sudah terbentuk embun di dalam plastik, berarti suhu air sudah sama. Lalu masukkan air kolam, sedikit demi sedikit ke dalam plastik. Biarkan ikan beradaptasi sejenak dengan percampuran air di plastik dan air kolam. Kemudian barulah bibit ikan dilepaskan ke kolam karantina.

Kolam terpal yang dibuat untuk budidaya ikan bawal belum dapat langsung dimanfaatkan melainkan harus dikondisikan terlebih dahulu. Foto: pusluh.kkp.go.id

Waktu yang diberikan bagi ikan bawal untuk beradaptasi di kolam karantina adalah selama 3 hari. Kemudian bibit budidaya ikan bawal baru dapat dipindahkan ke kolam terpal. Perlu diperhatikan bahwa penebaran bibit bawal ini dihitung sebanyak 100-150 ekor per meter persegi dengan kedalaman antara 30-40 cm. Perhatikan jumlah bibit yang ditebar ke dalam kolam budidaya ikan bawal.

Selain itu, harus diakui bahwa menggunakan kolam terpal dapat menghambat sirkulasi air bersih dan juga oksigen dalam air. Minimal pelaku budidaya ikan bawal dengan kolam terpal harus menyiapkan filter khusus untuk mengalirkan air bersih ke dalam kolam. Hal ini harus rutin dilakukan karena ikan-ikan bisa mati kekurangan oksigen.

Tips Budidaya Ikan Bawal Di Kolam Terpal

Kunci pemeliharaan pada budidaya ikan bawal di kolam terpal tak jauh berbeda dengan budidaya lainnya, yakni pemberian makan secara teratur, pemberian suplemen dan memelihara kebersihan kolam. Pakan yang diberikan pada budidaya ikan bawal dapat pakan berupa pelet sebanyak 3-4% bobot ikan per hari. Pakan yang diberikan mengandung protein antara 25-27%. Pakan budidaya ikan bawal diberikan 3 kali sehari, yaitu pagi, siang, dan sore hari. Bawal juga dapat diberi pakan tambahan berupa nasi sisa, roti kering sisa, dan lain-lain.

Pada budidaya ikan bawal untuk menjaga kesehatan ikan anda bisa juga menggunakan vitamin C dosis 250-500 mg/kg berat tubuh selama beberapa hari. Atau menggunakan probiotik sebagai imunostimulan, misalnya lipopolisakarida 10 mg/1 untuk mempertahankan stamina ikan. Penggunaan vitamin dan probiotik telah umum digunakan untuk budidaya ikan dan udang untuk meningkatkan kekebalan.

Pemeliharaan kolam terpal dalam budidaya ikan bawal juga harus dijaga kebersihannya untuk menghindari serangan penyakit. Sisa pakan dan kotoran ikan di dasar kolam terpal secara rutin dibersihkan dengan melakukan penyiponan tiap 15-20 hari sekali. Dengan melakukan penyiponan secara rutin, dasar kolam terpal tidak mengandung bahan-bahan berbahaya bagi ikan budidaya bawal.

Pemanenan pada budidaya ikan bawal dapat dilakukan setelah masa pemeliharaan sudah mencapai 4 – 5 bulan. Foto: benihikan.wordpress.com

Pemanenan pada budidaya ikan bawal dapat dilakukan setelah masa pemeliharaan sudah mencapai 4 – 5 bulan jika bibit yang ditebar berukuran 4 – 6 atau 5 – 8 cm. Pada usia tersebut, berat ikan bawal tawar sudah mencapai kurang lebih 300 hingga 500 gram per ekor. Alat yang biasa digunakan dalam operasional panen ini adalah jaring yang terbuat dari waring berdiameter lebar.

Demikianlah tips sederhana dalam budidaya ikan bawal di kolam terpal yang dapat menjadi inspirasi dan solusi dari impian budidaya perikanan di lahan yang sempit dan terbatas (dari berbagai sumber)