Bila anak ayam hasil budidaya ayam serama sudah mencapai umur satu setengah bulan atau 45 hari dan atau lebih anda boleh membiarkannya berjemur untuk merangsang pertumbuhan tulangnya. Foto: simplethrift.wordpress.com

Cara Menetaskan Dan Tips Merawat Anakan Hasil Budidaya Ayam Serama

June 23, 2015 - Tips Budidaya / Uncategorized

Budidaya ayam serama tak hanya seputar pameran atau kontes saja. Lebih jauh budidaya ayam serama merupakan proses menghasilkan ayam serama yang berkualitas. Setelah sebelumnya tips-ukm.com menghadirkan tulisan singkat mengenai sejarah, cara mempersiapkan ayam serama untuk kontes, dan cara mengawinkan ayam serama pada kesempatan kali ini kita akan bicara mengenai penetasan telur dan cara merawat anakan ayam serama.

Pada budidaya ayam serama cara penetasan telur dan perawatan anakan tak terlalu sulit. Dalam budidaya ayam serama hal yang perlu diperhatikan adalah aspek kebersihan dan pemberian pakan yang tepat. Telur hasil budidaya ayam serama tidak terlalu banyak dan dari pertama kali induk betina bertelur hingga hari ke 7, telur selanjutnya dapat dierami atau dimasukkan ke mesin penetas. Pada budidaya ayam serama masa penetasan telur sama juga halnya dengan masa penetasan telur ayam lainnya yakni selama 21 hari.

Budidaya ayam serama tak terlalu sulit, hal yang perlu diperhatikan adalah aspek kebersihan dan pemberian pakan yang tepat. Foto: www.backyardchickens.com

Menetaskan Telur Hasil Budidaya Ayam Serama

Penetasan telur pada budidaya ayam serama dapat dilakukan secara langsung oleh induknya atau dengan menggunakan mesin tetas atau inkubator. Penetasan telur dengan menggunakan mesin tetas dinilai lebih baik karena suhu dan kelembaban dapat lebih terkontrol sehingga penetasan telur hasil budidaya ayam serama lebih memiliki peluang keberhasilan yang lebih besar.

Suhu penetasan telur pada budidaya ayam serama harus selalu berada dalam level 37,5 hingga 38 derajat celcius. Kelembaban bisa disesuaikan dengan lama telur di dalam mesin tetas telur hasil budidaya ayam serama. Misalnya pada 1-2 minggu pertama, kelembaban diatur pada kisaran 65 hingga 70 persen. Tiga hari sebelum menetas kelembaban bisa dinaikkan menjadi 95 persen. Untuk mengukur derajat kelembaban bisa menggunakan alat hygrometer.

Jika suhu sudah ideal, tetapi kelembaban kurang dari yang dianjurkan, maka ruangan di dalam mesin tetas cenderung menjadi kering. Hal ini akan membuat cangkang telur menjadi keras dan anakan hasil budidaya ayam serama akan kesulitan memecah cangkang telur saat menetas. Jika hal tersebut terjadi maka segera bantu sebelum anakan hasil budidaya ayam serama mati karena kehabisan nafas.

Penetasan telur pada budidaya ayam serama dapat dilakukan secara langsung oleh induknya atau dengan menggunakan mesin tetas atau inkubator. Foto: pixshark.com

Merawat Anakan Hasil Budidaya Ayam Serama

Perawatan anakan hasil budidaya ayam serama dilaksanakan sesuai dengan umurnya. Anakan hasil budidaya ayam serama berusia 1 hingga 3 hari dapat bertahan tanpa makanan dan minuman selama tiga hari. Apabila anak hasil budidaya ayam serama ditetaskan dengan menggunakan inkubator, biarkan selama 48 jam untuk mengeringkan bulunya.

Kemudian anakan hasil budidaya ayam serama tersebut dapat dipindahkan ke dalam kotak kayu atau kandang khusus yang dilengkapi dengan alat pemanas biasanya menggunakan lampu bohlam 15 watt untuk menjaga suhu anak ayam yang masih baru menetas.

Selanjutnya setelah berumur 4 hingga 75 hari hasil budidaya ayam serama dapat ditampung di kandang yang dilengkapi peralatan berupa penghangat kandang berupa lampu bohlam 10 hingga 15 watt yang harus dinyalakan selama 24 jam. Bohlam digantung agak tinggi dari kepala anak ayam. Ini untuk menghindari pancaran cahaya secara langsung kepada mata ayam. Pancaran cahaya yang berlebihan akan mengakibatkan stress pada mata dan masalah – masalah lain pada anakan hasil budidaya ayam serama.

Lantai kandang budidaya ayam serama dilapisi dengan beberapa helai kertas koran, jerami, kain, atau alas lain yang lunak. Saat membersihkan kandang budidaya ayam serama, buang saja lapisan yang ada di atas. Lapisan yang bawah masih bisa digunakan untuk hari berikutnya. Jangan gunakan alas yang keras dan licin karena berbahaya untuk kaki anak ayam. Jadi gunakanlah bahan yang lembut dan tidak licin sebagai alas lantai kandang budidaya ayam serama.

Perhatikan pula tempat makanan dan minuman ayam serama, bahannya boleh dari apa saja, dari hasil buatan sendiri atau membeli di toko peralatan ayam. Wadah makan dan minum ini ukurannya disesuaikan dengan tingkat perkembangan ayam dan diletakkan di tempat yang dapat dengan mudah dijangkau ayam serama. Untuk kesehatan dan kebersihan kandang budidaya ayam serama pastikan makanan dan minuman diganti setiap hari dan wadahnya dicuci minimal dua kali sehari. Bersihkan pula kandang budidaya ayam serama dari kotorannya setiap hari sehingga lingkungan kandang selalu bersih dan bebas dari hama dan penyakit yang merugikan budidaya ayam serama.

Bila anak ayam hasil budidaya ayam serama sudah mencapai umur satu setengah bulan atau 45 hari dan atau lebih anda boleh membiarkannya berjemur untuk merangsang pertumbuhan tulangnya. Foto: simplethrift.wordpress.com

Bila anak ayam hasil budidaya ayam serama sudah mencapai umur satu setengah bulan atau 45 hari dan atau lebih anda boleh membiarkannya berjemur untuk merangsang pertumbuhan tulangnya. Berjemur juga dapat menyehatkannya di samping pancaran matahari dapat membunuh bakteri yang ada di celah-celah bulunya. Apabila hasil budidaya ayam serama sudah membesar dan berumur lebih dari 75 hari, anda harus mengganti alat yang digunakan untuk merawat anak ayam. Pertama, kurangi penghangat kandang budidaya ayam serama dengan mengganti lampu bohlam 15 dengan 5 watt. Karena anak ayam yang berumur dua setengah bulan sudah mempunyai banyak bulu. Bulu-bulu ini akan keriting bila suhu terlalu panas.

Ayam serama yang semakin besar akan membutuhkan makanan yang lebih dibanding dengan anakan hasil budidaya ayam serama yang kecil. Ganti tempat makan dan minum dengan yang berukuran lebih besar dan tambahkan pula porsi makan dan minum ayam serama. Pengawasan yang teliti terhadap makan dapat menentuan ukuran terbaik dalam budidaya ayam serama. Sesekali ayam serama dimandikan dengan sabun mengandung disenfektan supaya bulunya mengkilap dan terhindar dari kutu. Berikutnya menjemur setiap pagi, pukul 09.00 selama 1 hingga 2 jam.

Sekian informasi singkat mengenai budidaya ayam serama khususnya bagaimana cara menetaskan telur serta merawat anakan ayam serama hingga dewasa (dari berbagai sumber).