Proses reproduksi pada budidaya kutu air jenis daphnia dan moina berlangsung sangat cepat dan intens yakni dapat setiap hari. Foto: bukalapak.com

Cara Membuat Uang Mengalir Dari Budidaya Kutu Air

May 23, 2015 - Tips Budidaya / Uncategorized

Budidaya kutu air dilakukan karena adanya permintaan untuk memenuhi kebutuhan pakan benih ikan dan pakan bagi ikan hias. Walau di kutu air dapat ditemukan di air tawar seperti di danau, sungai, rawa, sawah, kolam, kanal-kanal beraliran tenang, namun kebutuhan kutu air selalu tak mencukupi. Budidaya kutu air merupakan solusi yang sangat diharapkan bagi peternak yang membutuhkannya.

Kutu air sangat cocok dijadikan pakan bagi ternak yang memerlukan gizi tinggi untuk menjunjang pertumbuhannya karena kandungan protein yang sangat tinggi yakni hingga 66 persen dan rendah lemak yakni hanya sekitar 6 persen saja. Budidaya kutu air umumnya menggunakan spesies kutu air yang paling mudah dibudidayakan yakni kutu air jenis moina dan daphnia.

Budidaya Kutu Air Jenis Moina Dan Daphnia

Budidaya kutu air baik jenis moina dan daphnia boleh dibilang perlakuannya sama saja karena habitat keduanya, makanan, serta perkembangbiakannya boleh dibilang sangat mirip. Bibit budidaya kutu air moina dan daphnia bisa didapatkan dengan menyerok langsung di habitat aslinya yakni di berbagai jenis perairan air tawar, atau bisa juga didapatkan dari pelaku budidaya kutu air yang lebih dahulu menggeluti usaha ini.

Sebelum memulai usaha ini tentu saja pelaku budidaya kutu air harus mengenal karakter dari kutu air itu sendiri. Foto: bettasampang01.blogspot.com

Sebelum memulai usaha ini tentu saja pelaku budidaya kutu air harus mengenal karakter dari kutu air itu sendiri. Foto: bettasampang01.blogspot.com

Sebelum memulai usaha ini tentu saja pelaku budidaya kutu air harus mengenal karakter dari kutu air itu sendiri. Pelaku budidaya kutu air setidaknya harus dapat membedakan mana kutu air jenis daphnia dan mana kutu air jenis moina. Moina dan daphnia memiliki warna yang sama yakni coklat kemerahan dan hidup berkoloni secara bersama-sama di perairan tawar dengan suhu 26 hingga 30 derajat celcius dengan pH air antara 6,5 hingga 7,5.

Kutu air jenis daphnia berbentuk lonjong cenderung pipih dengan ukuran sekitar 1 hingga 5 milimeter sementara ukuran tubuh kutu air moina lebih kecil, yakni hanya 0,9 hingga 1,8 milimeter. Daphnia memiliki dua antena di bagian kepala dengan ekor yang melancip sementara moina memiliki 10 rambut getar atau silia di perut dan rambut kasar pada bagian punggung. Kutu air daphnia memiliki siklus hidup selama kurang lebih 34 hari sementara moina memiliki siklus hidup dua setengah kali lebih singkat yakni sekitar 13 hari.

Mengenal Cara Budidaya Kutu Air

Pada budidaya kutu air baik jenis moina dan daphnia perkembangbiakan dilakukan secara alami yakni secara aseksual dan seksual. Secara seksual moina dan daphnia dapat berkembangbiak dengan perkawinan antara jantan dan betinanya tetapi kutu air ini dapat pula bereproduksi dengan cara bertelur tanpa sebelumnya terjadi perkawinan.

Proses reproduksi pada budidaya kutu air jenis daphnia dan moina berlangsung sangat cepat dan intens yakni dapat setiap hari. Foto: bukalapak.com

Proses reproduksi pada budidaya kutu air jenis daphnia dan moina berlangsung sangat cepat dan intens yakni dapat setiap hari. Foto: bukalapak.com

Proses reproduksi pada budidaya kutu air jenis daphnia dan moina berlangsung sangat cepat dan intens yakni dapat setiap hari. Kemampuan reproduksi dahpnia rata-rata 39 ekor perhari bahkan dapat mencapai 100 ekor untuk jenis daphnia magna. Sementara kemampuan reproduksi kutu air jenis moina sebanyak 32 ekor per ekor hari.

Budidaya kutu air dapat dilakukan di berbagai media yang dapat menampung air seperti kolam, akuarium, kotak fiber, dan lain sebagainya. Dasar kolam atau media budidaya kutu air diberi alas tanah bercampur pupuk kandang sebanyak 2 kilogram per meter persegi untuk menumbuhkan plankton yang akan menjadi pakan alami dari kutu air.
Sebelum digenangi air media budidaya kutu air dibiarkan selama 3 hingga 5 hari. Selanjutnya kolam diisi dengan air setinggi 30 cm dan dibiarkan selama 2 hingga 3 hari atau hingga air berwarna cokelat kehijauan yang merupakan pertanda bahwa telah ada kehidupan plankton. Selanjutnya air di dalam media budidaya kutu air ditambah lagi menjadi 50 hingga 60 cm.

Panen hasil budidaya kutu air dapat dilaksanakan dengan menggunakan jaring halus. Foto: trustmozzart.blogspot.com

Panen hasil budidaya kutu air dapat dilaksanakan dengan menggunakan jaring halus. Foto: trustmozzart.blogspot.com

Tebar bibit budidaya kutu air di kolam dan dalam tempo satu atau dua minggu air kolam akan berwarna kemerahan yang menandakan kutu air telah berkembang. Artinya panen hasil budidaya kutu air telah dapat dilaksanakan dengan cara menyeroknya dengan menggunakan jaring halus. Pelaku budidaya kutu air selanjutnya tinggal menunggu uang mengalir masuk ke kantong.