Budidaya Ikan Molly Itu Ternyata Tidaklah Sulit

May 11, 2015 - Tips Budidaya / Uncategorized

Budidaya ikan molly (Poecilia sphenops) adalah budidaya ikan hias air tawar yang dilakukan untuk memenuhi permintaan pecinta ikan hias berukuran kecil. Ikan molly berasal dari sungai dan danau air tawar di kawasan benua Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Budidaya ikan molly disukai oleh semua golongan usia, baik tua maupun muda, anak-anak maupun dewasa.

Ikan molly menjadi ikan peliharaan yang disenangi karena ukurannya yang kecil dan warna-warnanya yang menarik dan sangat beragam. Ikan molly akan terlihat semakin menarik dipandang jika berbagai jenis ikan molly disatukan di dalam satu akuarium.

Budidaya ikan molly (Poecilia sphenops) adalah budidaya ikan hias air tawar yang dilakukan untuk memenuhi permintaan pecinta ikan hias berukuran kecil. Foto: www.aquariumindustries.com

Budidaya ikan molly relatif mudah dan tak memerlukan akurium yang besar karena pertumbuhan maksimal ikan molly hanya sepanjang 15 cm. Foto: www.pinterest.com

Budidaya ikan molly relatif mudah dan tak memerlukan akurium yang besar karena pertumbuhan maksimal ikan molly hanya sepanjang 15 cm. Pakan yang harus disediakan untuk ikan molly juga mudah didapat, terlebih ikan ini termasuk dalam kategori omnivora serta mudah berkembang biak. Ikan molly juga memiliki daya tahan tubuh yang cukup baik sehingga tidak mudah terserang penyakit dan jamur.

Mengenal Budidaya Ikan Molly

Sebagai pencinta budidaya ikan molly ada baiknya mengenal jenis-jenis ikan molly yang telah memiliki banyak penggemar di seluruh belahan dunia ini. Budidaya ikan molly mengenal banyak sekali jenis ikan molly namun secara umum ikan ini dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis. Budidaya ikan molly yang telah dikenal yakni budidaya ikan molly jenis sirip terkembang (sail-fin molly), ikan molly jenis sirip pendek (short-fin molly), dan ikan molly jenis hybrida (hybrid molly) .

Budidaya ikan molly yang telah dikenal yakni budidaya ikan molly jenis sirip terkembang (sail-fin molly), ikan molly jenis sirip pendek (short-fin molly), dan ikan molly jenis hybrida (hybrid molly) . Foto: fish-etc.com

Pelaku budidaya ikan molly harus mengetahui bahwa ikan molly sirip terkembang setidaknya ada 3 spesies, yakni sail-fin molly (Poecilia latipinna) yang berasal dari sungai San Antonio, Texas, Amerika Serikat, yucatan molly (Poecilia Velivera) yang berasal dari Semenanjung Yukatan, serta green sail-fin molly (Poecilia petensis) yang berasal dari danau Peten, Guatemala.

Kemudian, ikan molly yang termasuk dalam jenis short-fin molly antara lain, atlantic molly (Poecilia mexicana) yang berasal dari Meksiko dengan ukuran dewasa hanya 5 cm, broadspotted molly (Poecilia lacpunctata) yang juga dari Meksiko, liberty molly (Poecilia salvatoris) yang berasal dari El-Salvador dengan ukuran dewasa 8 cm, serta common molly (Poecilia sphenops) yang diyakini sebagai leluhur dari black molly.

Selanjutnya, ada pula ikan molly yang merupakan hasil perkawinan dari beberapa jenis ikan molly yang lebih menarik dan memiliki variasi warna yang lebih beragam. Pelaku dan ahli budidaya ikan molly menyebut keturunan ikan hasil perkawinan silang ini dengan sebutan ikan molly hibrida. Jenis molly hibrida yang dikenal pelaku budidaya ikan molly antara lain platinum lyterail molly, marble lyterail molly, gold dust molly, gold doubloon molly, golden sail-fin molly, black molly, black sail-fin molly, black balloon molly, harlequin sail-fin molly, dalmation molly, dan lain-lain.

Teknik Pemijahan Pada Budidaya Ikan Molly

Pada budidaya ikan molly proses pemijahan dapat dilakukan dengan cukup mudah. Pemijahan dalam budidaya ikan molly dapat dilakukan secara berkelompok yakni dengan menempatkan beberapa induk jantan dan betina dalam satu akuarium atau memilih pemijahan sepasang induk jantan dan betina di dalam satu akuarium. Pemijahan dalam budidaya ikan molly juga dapat dilakukan secara silang menggunakan induk jantan dan betina dari jenis ikan molly yang berbeda atau melakukan pemijahan dalam satu jenis dengan tujuan untuk melahirkan keturunan persis seperti induknya.

Dalam budidaya ikan molly yang bertujuan menghasilkan keturunan yang berkualitas, induk jantan dan betina yang dipilih haruslah ikan molly yang juga berkualitas. Induk ikan molly yang dapat dipilih untuk dipijahkan adalah ikan molly yang berusia lebih dari 5 bulan dengan ukuran tubuh besar, warna yang indah, dan tak memiliki cacat tubuh.


Dalam budidaya ikan molly yang bertujuan menghasilkan keturunan yang berkualitas, induk jantan dan betina yang dipilih haruslah ikan molly yang juga berkualitas. Foto: animal-wildlife.blogspot.com

Secara rinci, induk jantan yang dipilih haruslah memiliki gonopodium, yakni tonjolan di belakang sirip perut yang merupakan pengembangan sirip anal, memiliki sirip punggung yang panjang, memiliki tubuh ramping dengan warna yang cerah, serta ukuran kepala yang besar. Sementara induk betina memiliki ciri antara lain tak memiliki gonopodium melainkan hanya berupa sirip halus, tubuh mengembung dan warnanya tidak secerah induk molly jantan, sirip punggung berukuran proporsional, serta bentuk kepala agak runcing.

Induk jantan dan betina yang telah dipilih selanjutnya dimasukkan ke dalam akuarium pemijahan budidaya ikan molly. Pelaku budidaya ikan molly meyakini penambahan garam dapur sebanyak satu sendok makan per 3 liter air di akuarium pemijahan dapat meningkatkan jumlah anakan ikan molly.

Ikan molly adalah ikan yang melakukan proses reproduksi dengan cara melahirkan bukan bertelur seperti ikan pada umumnya. Oleh karenanya setelah pemijahan terjadi, kondisi akuarium dipantau setiap hari hingga n anak ikan molly lahir. Selanjutnya anak-anak ikan yang baru lahir ini dipindahkan ke akuarium budidaya ikan molly. Di dalam akuarium budidaya ikan molly, anakan diberi makan berupa kutu air, cacing sutra, atau pellet halus yang direndam air hangat. Anak-anak ikan molly dapat langsung dijual jika ada pihak yang berminat namun hal ini cukup jarang.

Pelaku budidaya ikan molly biasanya harus terus memelihara dan baru menjual pada usia 3 atau 4 bulan ketika ikan molly telah berukuran 2,5 hingga 3 cm sesuai dengan ukuran ikan molly yang dijual di pasaran. Ternyata budidaya ikan molly itu tidaklah sulit, bukan?